seserahan

Seserahan

Published on Author Sugiono TiharaLeave a comment

Salah satu rangkaian acara sebelum hari pernikahan adalah seserahan. Kegiatan seserahan mengikut sertakan dua keluarga besar dari para mempelai. Di kegiatan ini lazimnya dilakukan dengan mempersiapkan benda benda yang nantinya dibagikan dari si cowok kepada keluarga wanita

Yang lazimnya ditenteng ketika seserahan buat adat Jawa

Makanan tradisional berupa wajik, jenang, jadah, serta kue lapis, merupakan jajanan yang terbuat dari ketan. Makanan ala Jawa Timur ini merupakan lambang pengakrapan. Sesuai akan bentuk kue-kue tersebut yang lengket 1 dengan lain, ini menyuratkan cinta kedua pasangan yang berbahagia tetap terus langgeng seperti makanan ini.

Daun Suruh ayu.

Suruh ataudaun sirih secara simbolis adalah harapan untuk kedua calon mempelai dikasih kesenangan kemudian keselamatan selama mengarungi bahtera berkeluarga. Gak ada keharusan total daun sirih yang wajib ditenteng dan begitu pula dengan tipenya. Cara membawanya dengan digulung masing masing, tetapi ada juga yang membawanya dengan teknik yang sederhana aja.

Peralatan rias.

Sudah pasti, hantaran yang satu ini dispesialkan buat calon mempelai perempuan yang berarti keindahan serta kecantikan. Pemberian peralatan rias tersebut diartikan sebagai bentuk perhatian dan penghargaan pasangan pria terhadap kecantikan pasangan wanita. Serta diminta, pasangan wanita mampu selalu tampil cantik di muka suaminya semasa mengarungi mahligai pernikahan.
Alas kaki. Alas kaki berupa sendal, selop, serta sepatu lazimnya juga harus disertakan di dalam acara seserahan. Bingkisan ini bermakna, calon pembelai wanita atau pria sudah bersedia menapaki kehidupan rumah tangga serta hendak menjalaninya bersama-sama.
Buah-buahan. Bervariasi macam buah-buahan semacam buah anggur, apel, pisang hingga jeruk adalah lambang kasih sayang dan bentuk kesuburan. Makna pemberian buah-buahan ialah keinginan semoga cinta serta kasih sayang diantara kedua pasangan terus tumbuh serta segar layaknya buah-buahan tersebut.

Pakaian.

Umumnya, beragam model pilihan pakaian tuk penyerahan adat Jawa diantaranya: kain batik, selendang, ataupun bisa pun berbentuk beragam pakaian wanita lainnya tuk (untuk mempelai wanita). Beberapa masyarakat justru menyertakan perlengkapan sholat semacam mukena atau sejadah. Maksud dalam adanya perlengkapan ini sebagai simbol ketika menjalani hari hari dalam pernikahannya, kedua mempelai dapat menghadapi perkara mereka. Dan diminta tiap datang problem, salah 1 pihak tidak akan membocorkan problem yang kedua sejoli ini hadapi ke pihak luar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *