Fogging Nyamuk

Published on Author Ermawati PitraLeave a comment

Jasa fogging – fogging biasanya banyak digunakan untuk membasmi nyamuk. Beberapa daerah melakukan fogging dikarenakan banyak laporan terdapat nyamuk yang mengancam kesehatan warga sekitar. Misalnya suatu tempat yang warganya sering kedapatan sudah terserang virus nyamuk penyebab penyakit demam berdarah. Maka perlu membutuhkan jasa fogging yang handal. Jasa fogging banyak di tawarkab oleh pest control yang dapat memberikan kenyamanan kembali untuk lingkungan anda.

Pada dasarnya fogging nyamuk memang harus dilakukan. Ada pun yang dimaksud dengan fogging nyamuk adalah teknik pengasapan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu. Fogging pun hanya bisa dilakukan jika di sebuah daerah ditemukan lebih dari satu kasus penyakit DBD. Di dalam pelaksanaannya jasa fogging tidak dapat dilakukan secara luas. Petugas hanya melakukan fogging dalam area radius 200 meter, dilakukan dalam dua siklus selama satu minggu.

Ada juga fogging yang dilakukan sebanyak dua kali. Hal ini dilakukan bertujuan untuk membasmi nyamuk dewasa bukan hanya jentik-jentiknya saja. Dalam melakukan fogging biasanya akan menimbulkan efek berupa kabut atau asap. Kemudian aroma dari fogging juga dapat membuat nyamuk akan mati begitu saja. Untuk lebih maksimal dalam pemberantasan nyamuk, anda juga harus membuang genangan air yang tidak terpakai. Misalnya dengan membuang genangan air, membuang gelas-gelas, kaleng, dan botol-botol yang ada airnya.

Kami sebagai jasa fogging nyamuk profesional menggunakan cara-cara atau prosedur fogging yang paling efektif antara lain:

  1. Mendapatkan laporan dari puskesmas atau rumah sakit setempat jika ada penderita DBD.
  2. Petugas puskesmas melakukan penyelidikan di lingkungan penderita DBD apakah ada pasien DBD lagi.
  3. Melakukan pemeriksaan jentik pada tempat penampungan air dan tempat lain yang menjadi sumber perkembangan nyamuk Aedes aegypty.
  4. Hasil penyelidikan dilaporkan kepada dinas kesehatan.
  5. Berdasarkan hasil penyelidikan jika ditemukan penderita DBD lainnya (1 atau lebih) atau ditemukan 3 atau lebih tersangka DBD dan ditemukan jentik (≥5%) dari rumah/bangunan yang diperiksa, maka dilakukan penggerakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD, larvasidasi, penyuluhan dan pengasapan dengan insektisida di rumah penderita DBD dan rumah/bangunan sekitarnya dalam radius 200 meter.
  6. Sedangkan jika tidak ditemukan penderita lainnya tetapi ditemukan jentik, maka dilakukan penggerakan masyarakat dalam PSN DBD, larvasidasi dan penyuluhan.

Prosedur ini kami lakukan dengan kerja sama bersama pihak dinas kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *