Desain Kandang Kelinci Untuk Pekarangan Rumah

Published on Author RahmawatiLeave a comment

 

Desain Kandang Kelinci berikut ini mungkin bisa Anda jadikan referensi dalam membuat kandang kelinci untuk beternak atau sebagai hiasan di pekarangan rumah. Desain kandang ini dapat dipakai untuk beternak kelinci hias atau kelinci pedaging.

Kelinci termasuk kelompok mamalia kecil dari famili Leporidae, dahulu kelinci merupakan hewan liar yang hidup di daratan Afrika sampai daratan Eropa. Sekarang, kelinci dibudidayakan sebagai hewan pedaging dan sebagai hewan peliharaan.

 

Kelinci merupakan hewan yang banyak dipelihara setelah kucing dan anjing. Karena kelinci termasuk hewan yang sangat jinak dan lucu, sehingga tidak berbahaya untuk anak-anak, kelinci juga mudah dirawat. Selain dijadikan sebagai peliharaan, kelinci juga sengaja di kembangbiakkan untuk menuai keuntungan.

Budidaya kelinci terdengar sangat masuk akal, karena biaya yang dikeluarkan juga lebih murah dibandingkan dengan beternak kambing atau sapi. Selain dijual sebagai hewan hias atau peliharaan, kelinci pedaging juga bisa di suplaikan ke restoran-restoran untuk dibuat sate atau sup daging kelinci.

Salah satu kebutuhan penting ketika beternak kelinci yaitu kandang kelinci. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan membuat kandang kelinci diantaranya : ukuran kelinci, lokasi penempatan kandang kelinci, lantai kandang, tempat pakan, tempat minum kelinci dan kotak sangkar.

Tips Membuat Kandang Kelinci

Bentuk Kandang

Kandang bisa dibuat dengan bentuk bersusun, dibawah kandang dibuat jarak untuk tempat kotoran, jika tidak kotoran kelinci dari atas akan jatuh tepat pada kelinci di bawahnya. Hal tersebut akan menyebabkan kelinci yang dibawah terkena bakteri. Pada jarak kandang antara bawah dan atas dibuatkan tempat khusus untuk menampung kotoran sementara sebelum dibuang. Kandang kelinci harus memiliki sirkulasi udara yang cukup.

Ukuran Kandang

Jika memiliki lahan yang cukup luas sebaiknya kandang dibuat lebih lebar, tetapi jika lahan yang dimiliki tidak cukup luas maka kandang dapat dibuat dengan ukuran yang minim, meskipun harus tetap diperhatikan ukuran lebarnya, paling tidak 4 kali ukuran besar kelinci.

Alas Kandang

Alas kandang dibuat dari bahan yang kuat agar tidak goyang saat diinjak oleh kelinci. Jika alas kandang dibuat bercelah, jangan terlalu lebar atau terlalu sempit karena agar kaki kelinci tidak terjepit dan tidak dimasuki tikus atau hewan lain. Alas dibuat dengan desain dapat dilepas agar mudah saat membersihkannya.

Tinggi Kandang

Ukuran tinggi kandang kelinci jangan terlalu pendek, karena salah satu kesehatan kelinci ditentukan dari seringnya ia berdiri. Tinggi kandang diperkirakan sesuai dengan ukuran panjang kelinci yang akan ditaruh di dalamnya. Misalnya, kelinci mempunyai panjang 50 cm, kandang dapat dibuat dengan tinggi 60 cm.

Jarak Kandang

Jarak antara kandang dan tanah minimal 30 cm. Agar kelinci jauh dari kotoran dan meminimalisir kelinci untuk terserang penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari kotorannya.

Penempatan Kandang

Kandang ditempatkan di tempat yang teduh tapi masih terjangkau sinar matahari. Sinar matahari pagi sekitar pukul 6 sampai pukul 8 sangat penting untuk kesehatan kelinci. Jadi usahakan sebaiknya sinar matahari pagi dapat masuk ke dalam kandang.

Disamping beternak kelinci, sebagai usaha sampingan Anda juga bisa membuat Berbagai Desain Kandang Kelinci Unik Di Pekarangan Rumah untuk dipasarkan kepada rekan langganan yang membeli kelinci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *